Diversification and Branding of Water Hyacinth Products in Wotgalih Village, Lumajang Regency

Authors

  • Khoirul Ifa Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang
  • Tri Palupi Robustin Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang
  • Ninik Lukiana Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang

DOI:

https://doi.org/10.30741/eps.v9i1.1717

Keywords:

Community Empowerment, Water Hyacinth, Handicrafts, Product Innovation, Digital Marketing

Abstract

The Beginner Community Service Program (PMP) was carried out in Wotgalih Village, Lumajang, with a focus on empowering water hyacinth artisans to improve the creative economy based on local resources. Water hyacinth, which has been considered an aquatic weed, is used to produce handicraft products such as bags, sandals, hats, and household accessories, adding economic value. However, artisan businesses still face significant obstacles, including limited product diversification, reliance on traditional production technologies, and limited marketing strategies. The solutions offered include product design innovation training, the procurement of appropriate technology, such as zigzag sewing machines, to improve production efficiency, and branding and digital marketing assistance through social media. The implementation method includes socialization, training, technology application, intensive mentoring, and sustainability evaluation. The expected results include creating at least 5 new product types with modern designs, strengthening artisans' skills, and forming brand identities and digital marketing networks capable of penetrating local, national, and international markets. This program not only contributes to improving people's welfare but also supports the achievement of the SDGs, especially in poverty alleviation, decent work and economic growth, sustainable consumption and production, and the preservation of aquatic ecosystems. Thus, using water hyacinth as an innovative craft can be a strategic solution to reduce environmental impact while strengthening the village's creative economy.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achmad, Z. A., Triana, N. W., Arum, D. P., Agustina, Z. N., & Haq, J. A. (2023). Implementasi Program Bakti Inovasi Mengenai Re-Branding Dan Digital Marketing Pada UMKM Kelurahan Bendo Implementation Program For Service Innovation Regarding Re-Branding And Digital Marketing In MSMES In Bendo Village. Jurnal Pelayanan …, 1(3).

Arista, C., Sholikhah, A., Saharani, A. E., Rotama, B. A., Brillianta, A., Falach, M. Z., & Oktavia, I. (2024). Strategi Inovasi dan Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Nasi Menthok Bu Roni. Nusantara Community Empowerment Review, 2(2), 112–118. https://doi.org/10.55732/ncer.v2i2.1229

Artikel, I. (2023). 1470-Article Text-9475-1-10-20230815. 4(3).

Azzahra, S. F., Yusup, E. P., Laeli, S., & Safari, Y. (2023). Pengembangan UMKM Zema Moring Melalui Inovasi Produk dan Pemasaran Online. ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 10–19. https://doi.org/10.30997/almujtamae.v3i1.6587

Fauziah, N. A., Ala’aldin, J., Reihan, M., Hariyono, F. M., Hidayatullah, R. A., & Wahyudi, K. E. (2023). Upaya Peningkatan Pendapatan Umkm Kue Kering Melalui Branding Kemasan Dan Pemanfaatan Digital Marketing. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 60–64. https://jurnalfkip.samawa-university.ac.id/karya_jpm/index

Hadiwijaya, H., & Prasetya, D. (2023). Meningkatkan Kualitas Produk dan Daya Saing melalui Inovasi dan Pemasaran Digital Pada Pengrajin Sangkar Burung di Palembang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(5), 289–295. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i5.142

Hutajulu, D. S., Ingepuri, P., Musnaini, M., Octavia, A., Masriani, I., & Utama, A. N. B. (2024). Optimalisasi Pengembangan Kemasan Dan Digital Marketing Untuk Meningkatkan Branding “Gom-Gom Snack.” EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(6), 913–921. https://doi.org/10.55681/ejoin.v2i6.2901

Ignacia, J. E., Safitri, S., Zunaidi, A., Romansyah, N., Safitri, L. D., Batavia, M. A., Ainina, A. N., Afiyah, A. N., & Putri, F. D. R. (2025). Inovasi Kemasan Ramah Lingkungan untuk Produk Gula Merah: Pelatihan Branding bagi UMKM Kampung Baduy Mualaf Lembah Barokah Ciboleger. Welfare : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 185–191. https://doi.org/10.30762/welfare.v3i1.2169

Industri, B., Ramah, K., Berlianty, I., Astanti, Y. D., Santoso, D. H., & Hyacinth, W. (2022). Abstract : 5, 33–43.

Juliyanti, W., Purwanto, H., Sidanti, H., Adamura, F., & Hapsari, E. D. (2024). Inovasi dan Branding untuk Keberlanjutan: Optimalisasi Limbah Kayu UD. Sumber Jati menjadi Produk Bernilai Tinggi di Era Digital. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(9), 4256–4263. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i9.1676

Lathifah, M. N., & Anwar, M. (2023). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ceria (JPKMC). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ceria (JPKMC), 1(2), 147–154.

Maharani Virginoni Zafitri, & Diana Juni Mulyati. (2023). Penguatan Branding UMKM Puspazary Melalui Inovasi Kemasan Dan Pemasaran Digital. Jurnal Pelayanan Dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(4), 243–250. https://doi.org/10.55606/jppmi.v2i4.859

Mukhlisiana, L., & Setiawati, S. D. (2025). Strategi Branding dan Inovasi Produk untuk Meningkatkan Akses Pasar UMKM Kabupaten Bandung. Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 99–106. https://doi.org/10.59395/altifani.v5i2.660

Nuraini, A., Nurminingsih, N., & Sulistyowati, Y. (2023). Pendampingan Rebranding Kemasan Produk Sayuran Segar (Keran Payung Bambu) Kelompok Wanita di RPTRA Payung Tunas Teratai dan Bambu Petung. Jurnal Pelayanan Dan Pengabdian Masyarakat (Pamas), 7(4), 388–398. https://doi.org/10.52643/pamas.v7i4.3530

Rustam, S., Lomagio, A., Fadli, M., Patilima, V. S., & Paramata, F. (2025). Pendampingan Wirausaha Mikro Pengrajin Rumahan Untuk Produk Olahan Eceng Gondok Bernilai Ekspor. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat UBJ, 8(1), 73–84. https://doi.org/10.31599/gj6c7c64

Sahri, S., Shoimah, S., & Saida, I. A. (2024). Peningkatan Produktivitas Produksi dan Kapabilitas Pemasaran Melalui Pendampingan dan Pelatihan Pengolahan Limbah Pakaian di BUMDes Berkaho Pungpungan. I-Com: Indonesian Community Journal, 4(4), 2773–2783. https://doi.org/10.70609/icom.v4i4.5603

Sembiring, F., Rahman, A., Sabrina Fauziah, S., Salwa Sherenian, & Yopi Setiawan. (2024). Peningkatan Branding Produk UMKM Desa Cisolok Berbasis Ekonomi Kreatif Melalui Media Sosial. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Putra, 4(2), 125–134. https://doi.org/10.52005/abdiputra.v4i2.242

Sugiarto, C. (2020). Pelatihan Branding Sebagai upaya Meningkatkan Efektivitas Pemasaran Nugget Lele Desa Mojogedang. SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Dan Seni Bagi Masyarakat), 8(2), 1–5. https://doi.org/10.20961/semar.v8i2.40203

Sularsih, H., Ekasari, L. D., & Indah, S. (2023). Pelatihan Pengembangan Branding dan Pemasaran Produk Bubur Pedas Melalui Media Sosial dan Strategi Digital Marketing. Studium: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 15–22. https://doi.org/10.53867/jpm.v3i1.86

Triwidatin, Y., Khasanah, A. A., Yusefa Desi, Hadi Silviana Marwa, & Aulia Sulastri. (2022). Digitalisasi Marketing Dan Branding Produk Pada UMKM De’snack R&B Desa Banjarsari Kabupaten Bogor. Jurnal Pengabdian Mandiri, 1(11), 2019–2028.

Downloads

Published

2026-02-02

How to Cite

Ifa, K., Robustin, T. P., & Lukiana, N. (2026). Diversification and Branding of Water Hyacinth Products in Wotgalih Village, Lumajang Regency . Empowerment Society, 9(1), 6–15. https://doi.org/10.30741/eps.v9i1.1717